Beranda Liputan Khusus Bandeng Imlek Perpaduan Budaya China dan Betawi

Bandeng Imlek Perpaduan Budaya China dan Betawi

220
0
BERBAGI

JAKARTA-JENDELA KULINER.COM – Dalam perayaan Imlek, ikan bandeng merupakan salah satu menu makanan khas yang tak dapat dilewatkan.

Menurut kepercayaannya, ikan merupakan simbol keuntungan. Dari sekian banyak menu yang dihidangkan pada perayaan Imlek menu pindang bandeng adalah yang menjadi hidangan wajib untuk disantap bersama keluarga.

Dalam setiap perayaan Tahun Baru Imlek bukan saja etnis Tionghoa yang berburu ikan bandeng,masyarakat Betawi juga mempunyai arti sendiri tentang bandeng Imlek.

Bahkan salah satu budayawan Betawi yakni Alwi Shahab sempat menulis dalam buku “Saudagar Baghdad dari Betawi” menengarai, kehadiran bandeng yang menjadi salah satu tradisi Imlek di kawasan Jabodetabek yang merupakan perpaduan budaya China dan Betawi.

Salah satu jejak akulturasi yang masih terlihat sampai sekarang yakni pembeli bandeng menjelang Imlek tak hanya warga keturunan Tionghoa.

Seperti yang di katakan Rohmat, salah satu pedagang bandeng di kawasan Rawa Belong, Jakarta Barat, orang Betawi juga punya tradisi soal ikan ini.

“Ada tradisi antaran (bandeng jumbo / gede ) dari (calon) menantu untuk mertua. Makin besar (yang diantar), harapannya makin banyak rezeki,” ujar Rohmat saat ditemui di lapak dagangannya di kawasan Rawa Belong, Jakarta Barat, Kamis (23/1/2020).

Dalam tradisi Betawi, ikan bandeng yang menjadi antaran bukanlah ikan yang sudah dimasak, melainkan satu ekor utuh yang masih segar.

Di buku Alwi, dia bahkan bertutur bahwa ukuran bandeng yang dibawa calon menantu ke calon mertuanya bisa menentukan kelanjutan perjodohan.

Namun, Rohmat mendapati dagangan dadakannya setiap menjelang Imlek ini pun tak hanya dibeli warga keturunan China.

Menurut dia, orang Betawi juga punya tradisi memberikan antaran bandeng jumbo untuk mertua, setiap kali musimnya tiba.

Selain diduga berasal dari akulturasi budaya, kehadiran ikan bandeng di perayaan Imlek juga mempunyai sinergi dalam keberagaman etnis di Indonesia,dalam hal ini terjadi akulturasi budaya Tionghoa dan budaya Betawi.

Akulturasi tersebut ditunjukan dalam perayaan Imlek dimana tradisi menyantap ikan bandeng bukan hanya menjadi milik etnis Tionghoa, tetapi juga menjadi bagian dari tradisi etnis Betawi . (Hel)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.