Beranda Liputan Khusus Bantu Ketahanan Pangan, Unilever Indonesia Luncurkan Bango Pangan Lestari

Bantu Ketahanan Pangan, Unilever Indonesia Luncurkan Bango Pangan Lestari

15
0
BERBAGI

JAKARTA-JENDELAKULINER.COM- Dalam rangka mendukung pertanian berkelanjutan, PT Unilever Indonesia, Tbk. meluncurkan program “Bango Pangan Lestari”. Kolaborasi dengan Sayurbox dan TaniHub.

Group ini berkomitmen mengedepankan kesejahteraan para petani yang ada di seluruh Indonesia.

“Saat ini kita memperkenalkan program ‘Bango Pangan Lestari’ sebagai payung besar dari keseluruhan inisiatifnya dalam mendorong pertanian yang berkelanjutan, baik yang selama ini telah dijalankan maupun inisiatif lainnya di masa depan,” ujar Hernie Raharja selaku Director of Foods and Beverages PT Unilever IndonesiaTbk, saat konferensi pers virtual,Selasa 25/8/2020

Selanjutnya melalui www.bango.co.id/bangopanganlestari, Bango mengajak kepada masyarakat untuk membeli bahan pangan langsung dari para petani, salah satunya melalui platform digital Sayurbox dan TaniHub Group. Website ini akan menjadi penghubung bagi masyarakat yang ingin menunjukkan dukungan mereka terhadap jerih payah petani dan berkontribusi nyata untuk membantu meningkatkan kesejahteraan mereka.

Hal ini sejalan dengan komitmen Unilever untuk membangun fondasi yang kuat bagi Praktek Pertanian yang Berkelanjutan.

“Khususnya dalam hal diversifikasi produksi pangan. Sehingga dapat mempersembahkan makanan sehat dari planet sehat pula ke seluruh masyarakat di berbagai belahan dunia,” tambah Hernie.

Unilever berkomitmen secara global hingga tahun 2050 untuk mentransformasi cara menanam, memproduksi, dan mengkonsumsi makanan untuk mampu memenuhi kebutuhan pangan yang terus bertambah. Hal ini difokuskan melalui dua hal penting, yakni diversifikasi konsumsi pangan dan diversifikasi produksi pangan.

Pada intinya program ini menggarisbawahi tiga pilar penting. Yakni pengembangan sistem pertanian yang berkelanjutan, perlindungan kesejahteraan petani dan keluarganya, dan Penggalakkan regenerasi petani.

Turut hadir dalam konfrensi Pers virtual ini,Head of Communications Sayurbox, Oshin Hernis.

“Senang sekali industri seperti Unilever, dalam hal ini Bango, ikut memiliki komitmen untuk memperbaiki kesejahteraan petani,” ujar Oshin.

“Saya sangat mengapresiasi persamaan visi dan misi yang tertuang dalam kerjasama ini, yang nantinya diharapkan dapat lebih menyebarluaskan pentingnya membeli hasil pangan langsung dari petani. Sehingga memberikan dampak yang semakin besar terhadap kesejahteraan mereka nantinya,”tambah Oshin.

Sementara itu Vice President of Marketing TaniHub Group, Aria Alifie Nurfikry menyebut kolaborasi ini akan memperluas jaringan mitra para petani yang melakukan transaksi dengan TaniHub maupun yang dibantu pendanaannya oleh TaniFund. Sehingga lebih banyak petani di Indonesia yang terbantu dalam hal kesejahteraannya.

“Bersama Bango, kami juga akan menggelar berbagai pelatihan kepada lebih dari 500 petani. Mulai dari cara pembuatan pupuk organik cair hingga pelatihan analisis usaha tani guna meningkatkan kapasitas petani Indonesia dalam menerapkan sistem pertanian yang lebih baik dan berkelanjutan,” terang Aria.

Terkait dengan adanya wabah pandemi covid 19 yang berdampak langsung kepada semua sektor yang ada di Indonesia,
Peneliti dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Rusli Abdulah menjelaskan bahwa pada masa pandemi, sektor pertanian menjadi salah satu sektor yang tidak terkontraksi pada kuartal II 2020. Meski capaian ini tidak sebesar pertumbuhan pada kuartal yang sama di tahun lalu.
Secara umum kesejahteraan petani ternyata kian tergerus. Buktinya, indeks Nilai Tukar Petani (NTP) gabungan – yaitu perbandingan antara indeks harga yang diterima petani terhadap indeks harga yang dibayar petani – kian menurun.

“Di awal tahun NTP berada pada level 104,16. Sementara di bulan Juli 2020 indeksnya tercatat turun menjadi 100,09. Kondisi ini tentunya membutuhkan perhatian kita semua,” jelas Rusli.

Sementara itu selaku perwakilan dari Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian RI Dr. Ir. Agung Hendriadi, M.Eng menanggapi, “Di tengah pentingnya kebutuhan konsumen akan bahan pangan berkualitas untuk mencukupi asupan gizi dan melindungi daya tahan tubuh selama pandemi, pemasaran secara online seperti yang digalakkan dalam kolaborasi Bango, Sayurbox dan TaniHub Group ini diharapkan akan mampu membuka akses jual beli yang lebih luas, terbuka, dan cepat untuk keuntungan petani maupun masyarakat.”pungkasnya. (hel)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.