Beranda Liputan Khusus Filosofi Lomba Makan Kerupuk Saat Perayaan Kemerdekaan RI

Filosofi Lomba Makan Kerupuk Saat Perayaan Kemerdekaan RI

92
0
BERBAGI

JAKARTA-JENDELAKULINER.COM-Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke- 74 hampir seluruh masyarakat di seluruh Indonesia mengadakan berbagai aneka perlombaan,dan ini memang sudah menjadi tradisi sejak pertama kali bangsa Indonesia memperingatinya.Biasanya para warga kerap menyebutnya dengan nama lomba 17-an.

Dari sekian banyak jenis perlombaan yang kerap dilakukan,lomba makan kerupuk adalah salah satu lomba yang wajib ada untuk dilaksanakan.Lomba ini biasanya dilakukan dengan menggantung kerupuk pada seutas tali yang diikat pada kayu atau bambu.Biasanya kerupuk yang digunakan adalah kerupuk putih berukuran bulat.

Bicara keseruan lomba makan kerupuk,masih sedikit yang tau makna dan sejarah dari perlombaan tersebut.Lalu,sebenarnya darimana muasal alasan lomba makan kerupuk ini diadakan ?
Pada zaman penjajahan,untuk bisa menemukan makanan enak itu sangat sulit.

Bagi para pejuang terdahulu bisa menemukan nasi dengan sebuah kerupuk sudah sangat bersyukur.Kerupuk dan nasi adalah santapan favorit para pejuang.

Maka untuk memperingati akan hal tersebut,lomba makan kerupuk kerap diadakan disetiap perlombaan 17-Agustus, selain untuk mengingat jasa para pejuang lomba makan kerupuk juga mengandung makna perjuangan dan semangat dengan rasa percaya diri yang tinggi walaupun dengan keadaan yang penuh keprihatinan.

Seperti halnya yang dilakukan oleh sekelompok warga Jalan Filodenrum I Kelurahan Sukabumi Utara Kebon Jeruk Jakarta Barat RT 03 dan 04 bersatu bahu membahu untuk mengadakan kegiatan aneka perlombaan , salah satunya lomba makan kerupuk.

Menurut Yanah dan M.Tohir selaku ketua panitia dari kegiatan acara ini , mereka rutin melakukan kegiatan ini tiap tahunnya.”Acara ini setiap tahunnya kita adakan disini , selain anak-anak ada juga orang dewasa seperti ibu-ibu dan bapak-bapak yang ikut berlomba disini,”Terang Yanah & M.Tohir.

“Sebetulnya hanya buat seru-seruan saja dan saling menghibur serta dapat mempererat rasa persatuan satu sama lainnya ,juga memupuk rasa percaya diri yang tinggi kepada anak-anak untuk memenangkan perlombaan ini,seperti yang dilakukan oleh para pejuang kita terdahulu dalam merebut kemerdekaan bangsa ini walaupun dalam kondisi yang sangat sulit ,”Ujar keduanya lagi.

Jadi mulai hari ini pupuklah terus rasa nasionalis dan cinta tanah air pada hati kita, agar kita tetap bisa menjaga negara dengan baik terutama kepada generasi penerus bangsa khususnya anak-anak ,pupuklah rasa cinta tanah air kepada mereka sejak dini, agar mereka dapat melanjutkan serta mengisi kemerdekaan dan melestarikan kebudayaan, termasuk budaya mengadakan perlombaan saat merayakan hari kemerdekaan seperti yang dilakukan seluruh masyarakat Indonesia pada akhir-akhir ini. Dirgahayu Republik Indonesia (hel)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.