Beranda Liputan Khusus Selain Silat ada 125 Stand Bazar Kuliner di Pagelaran Seni Dan Budaya...

Selain Silat ada 125 Stand Bazar Kuliner di Pagelaran Seni Dan Budaya Betawi Rawa Belong

150
0
BERBAGI

JAKARTA-JENDELAKULINER.COM – Akhir pekan kemarin baru saja masyarakat khususnya warga Betawi Rawa Belong menggelar pesta acara pagelaran seni dan budaya Betawi yang berlangsung di Jalan Raya Rawa Belong Kebon Jeruk Jakarta Barat. Acara yang digagas oleh para tokoh masyarakat serta pemuda – pemuda di Rawabelong bekerjasama dengan Pemprof DKI ini berlangsung sangat meriah.

Dengan mengundang 200an perguruan silat yang ada di wilayah Rawa Belong dan sekitarnya  mereka ingin menegaskan identitas diri diantara kampung-kampung Betawi yang ada. Bahtiar selaku ketua seksi acara dipagelaran itu,mengatakan bahwa acara itu merupakan impian masyarakat RawaBelong sejak lama.

”Akhirnya hari ini sudah terealisasi dan juga pemerintah dalam hal ini Pemprof DKI mendukung acara ini agar diadakan rutin setiap tahunnya, ”ujar Bahtiar yang tak lain sebagai pemilik Sanggar Si Pitung Rawa Belong.

Dia berharap, pagelaran sekaligus alat atau simbol untuk menyatukan ratusan aliran pukul (jurus) yang ada di Jakarta.”Jadi kalau di Rawa Belong itu biar menjadi pemersatu dari aliran-aliran jurus silat yang ada di tanah Betawi, ”terang Bahtiar lagi.

Senada dengan Bahtiar, M. Rifki atau yang biasa di panggil Eki Pitung selaku Ketua Umum Ikatan Silat Betawi Indonesia dan juga Wakil Ketua Umum Badan Musyawarah Betawi (BAMUS), menjelaskan kalau di Rawa Belong adalah daerah asal tokoh Betawi,Si Pitung. ”Jadi wajar saja hari ini dijadikan sebagai sebuah momentum kampung silat, ”jelas Rifki.

“Selain silat Rawa Belong juga punya beberapa kuliner khas yang sangat terkenal, diantaranya ada nasi uduk, ketupat sayur,kue dongkal dan masih banyak lagi, ”tambah Rifki

Sejumlah masyarakat tampak sangat antusias menyaksikan acara ini ,selain terhibur oleh aktraksi para pendekar silat, mereka juga dapat menikmati aneka jajanan khas Betawi seperti kerak telor, dodol betawi, tape uli, juga minuman bir pletok, selendang mayang dan masih banyak lagi, hampir125 stand bazar kuliner yang ada disini.

Stand dodol Betawi Satibi tampak paling banyak dikunjungi  pembeli, dodol dengan merk Satibi sudah sangat lama terkenal yang  berasal dari Depok. Menurt Gapong slah satu penjaga stand dodol Satibi, mengatakan kalau dodolnya dijual dengan harga 50 ribu dengan berat  ½ kg, ada juga yang model gulung dengan harga 20 ribu. ”Kita hampir tiap hari produksi dodol ini, biasanya kalau Sabtu atau Minggu kita ada di bazar-bazar seperti ini, tapi untuk hari biasa kita ada stand di mal-mal. ”ujar Gapong.

Lepet juga menjadi jajanan kuliner khas Betawi lainnya, makanan yang berbahan dasar dari ketan kemudian diisi kacang kedelai lalu dibungkus daun kelapa dengan cara dililit. Santi salah satu penjaga stand ini mengatakan ,ia sengaja datang dari Rawa Buaya Cengkareng Jakarta Barat untuk menjual makanan khas buatannya sendiri yang sudah lama ia geluti.

 

“Saya biasanya merebus lepet ini hampir 7 jam, karena supaya kuat alias tahan lama ,tidak cepat basi,lepet saya ini dijual dengan harga 5000 per buah,”terang Santi.

Pemprof DKI bekerjasama dengan dinas Pariwisata,berencana menjadikan acara ini sebagai agenda tahunan nantinya di Rawa Belong ini. (hel)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.